LUKIS KAOS 2017

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Tebak siapa?!


Backgound utama

Yaks, dari judulnya kalian pasti langsung paham, kan..
Namanya lukis kaos, apalagi kalo bukan melukis di atas media kaos.

Kapan dan dimana
Acara ini dilaksanain pada Ahad, 29 Januari 2017, dimulai pukul 08.45-14.00 di Lokal Barat MAN 1 SURAKARTA. Dihadiri oleh Pak RM dan Ustadzah Fajria.

Pak RM

Narasumber
Kita mengundang Bapak Suprapto dari “Abimantrana Kreatif” Semarang.
Didampingi oleh anaknya juga, mas Panji.


Pak Suprapto

Pra-Acara
Sebelum masuk aula, masing-masing peserta menerima snack dan mengisi tanda tangan absensi.

Absensi sebelum masuk aula

Ciwi-ciwi panitia



Acara hampir dimulai, MC siap




Udah pada nunggu, sob



Di dalem aula, peserta udah duduk rapi mengunggu acara dimulai. Oya, betewe acara ini khusus untuk anak Boarding School, dan baru ada tahun ini, guys..

Rundown Acara
1.      Pembukaan
Oleh MC dengan membaca basmallah bersama

(Dari kiri)Una dan Veny

2.      Qira’atul Qur’an
Oleh Ammar + Nawwab yang kalau fafa ga lupa, mereka baca Surah Ar Rahman

(Dari kiri) Ammar dan Nawwab


3.      Menyanyikan lagu Indonesia Raya
Dipimpin oleh Eka, salah satu panitia Lukis Kaos 2017



Eka memimpin nyanyi


4.      Sambutan
a.      Ketua Pelaksana : Adil M. Ma’ruf

Add caption

b.      Pak RM : berupa pembukaan resmi dan evaluasi awal
Beliau menyampaikan bahwa, sangat salut dengan acara ini yang sekiranya adalah realisasi dari saran beliau beberapa waktu lalu agar kita ngadain acara yang ga selalu copas dari angkatan sebelumnya, ada ide baru kayak Lukis Kaos gini.

Pak RM saat memnyampaikan sambutan di awal acara

5.      Workshop Lukis Kaos
Pak Suprapto membagikan satu per satu lampiran kertas tentang seni melukis dan kami mendengarkan penjelasan tambahan + pengalaman pak Suprapto.

Pak Suprapto sedang menjelaskan mengenai macam aliran Seni


Antusiasme peserta Workshop Lukis Kaos 2017



Apa aja yang disampein Pak Suprapto, Fa?
Antara lain:
-          Belajar seni khususnya Seni Melukis juga dapat mengasah kecerdasan
Karena ketika kita bingung mau menggambar apa, kita memaksa otak bekerja agar mencetuskan gagasan baru yang dapat diolah menjadi desain dan pola gambar.
-          Mampu melatih otak kanan (ruang abstrak untuk imajinasi)
-          Melakukan sesuatu harus dengan senang hati, agar hasil yang didapat memuaskan
-          Dalam belajar bukanlah angka yang dicari, namun nilai. Karena nilai akan selalu melekat pada diri kita.

-          Lukis kaos dalam industrinya tidak bisa bersaing dengan kaos distro, namun ada hal yang sangat bisa diunggulkan yaitu desain.
-          Kaos yang unik merupakan kebanggaan tersendiri bagi pelukis, karena orisinalitasnya tingkat tinggi dan istimewa jika diberikan untuk orang terkasih

-          Seni Lukis:
a.                   Realisme
Ada unsur dari alam
b.                   Abstrak
Hanya pelukis yang mengerti maknanya, penikmat lukisan hanya melihat keindahan + keunikannya.

-          Media:
a.                  Cat minyak/ cat air
b.                 Cat Akrilik, Cat Sablon (bahan pewarna, pengikat, dan pengisi)

Sementara kita, peserta mendengarkan Pak Suprpato secara teori menjelaskan mengenai seni, para panitia sedang sibuk menata tempat di Lap. Bulutangkis.
Kayak gimana ya? Liat, yuk!

Cowok setengah jongkok di belakang (Elang), dari kiri Bang Jack dan Bob

Panitia Putra on frame Rizal, Hazm, Ma'ruf, Syaifullah, Noval, dan Bima

6.      Praktek Lukis Kaos
Dilaksanain di Lapangan Bulutangkis

Rame kan..

Scooter punya Mirza

Pak RM ikutan ambil bagian dalam hal potret memotret


Foto diambil dari balkon lantai 2 di samping aula 


Masih pada adaptasi dengan alat dan bahan



Panitia putra on frame Syaifullah dan Bima

On frame : Fafa n Afra 

Panitia memantau peserta dan sesekali membantu memberikan saran warna

Belajar langsung dari ahlinya
Banyak gelak tawa mewarnai praktek lukis kao



Bahkan, Pak RM sekalipun belajar seni dari Pak Suprapto,
mendengarkan nasihat dan saran dari bel




7.      ISHOMA

8.      Lanjut Lukis Kaos

9.      Penutupan
Sama seperti pembukaan, masih di aula

Pak RM menerima vandle dari Pak Suprapto

Pak Suprapto memberikan vandle dari tanah liat yang di ambil sendiri, dibentuk kemudian dijemur dan dibakar sampai dihias sedemikian rupa oleh tangan beliau sendiri.

Untuk Pak Suprapto, semoga selalu bisa menginspirasi kaum muda untuk mengembangkan bakat seni dalam bidang apapun.

Terimakasih atas ilmunya....






و السلام عليكم ورحمة الله وبركات

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.